Opini: Musik adalah Mesin Waktu

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

CYBER

Opini: Musik adalah Mesin Waktu

Menit Pertama
Rabu, 29 Mei 2019
Opini: Musik adalah Mesin Waktu

Andini
Arjuna Nisita Corp. Sukabumi


SUKABUMI adalah kota terbaik bagi saya, saya lahir dan besar dikota ini. Saya mengenal seluk beluk kota ini karena segala aktifitas saya habiskan disini. Sejak mulai sekolah tingkat dasar sampai jenjang kuliah. 

Melihat potensi Sukabumi kedepan, saya lihat akan lebih maju dari kota lainnya. Sejak adanya jalan tol walau baru sampai cigombong sudah terasa, bahwa perjalanan ke sukabumi bisa ditempuh lebih singkat, baik dari ibukota Jakarta bahkan dari kota lainnya.

Saya melihat beberpa aspek kehidupan masyarakat yang memang mayoritas mencari pekerjaan keluar dari sukabumi. Nah,  saya pikir ini sebuah tanda masih kurang nya pengelolaan umkm atau ukm serta kurangnya minat menjadi Enterprenership.

Sukabumi ini kota kecil yang masih banyak potensi lahan yang harus diolah. Dan saya mempelajari banyak hal untuk bisa menjadi seorang perempuan Enterprenership yang akan membuka peluang pekerjaan yang luas disini.

Ya belajar dan terus belajar sampai akhirnya saya mampu pada akhirnya untuk mendongkrak umkm atau ukm kedepannya. Saya lihat indimusik pun akan maju kedepannya.

[CUT]

Akhir akhir ini saya dipertemukan  dengan beberapa orang, saya belajar banyak bagaimana caranya untuk menyiapkan rencana 3 sampai 5 tahun kedepan. Saya lebih memilih mengoptimalisasi melalui jalur seni, khususnya bidang musik.
 
Saya ikut terlibat dalam Acara tanggal 26 Mei kemarin, acara pers realese sebuah album solo dari
Jeje,  seorang singer muda berbakat asal Banyuwangi. Selain Jeje, kegiatan ini dihadiri oleh Kang Gan Gan Sahara, Kiwe  Kapten, Deni Betmen dan Produser Abby Ezy.

Serta Hadir juga Elhan Zakaria, mantan caleg DPR RI Partai Berkarya yang masih terus mengembangkan konsep pencalegannya diberbagai daerah terkait memaksimalkan potensi SDM millennial.

Acara di adakan di Cafe Cemilan dan disambut oleh management cafe yang ramah, juga acara dihadiri oleh salahsatu band asli sukabumi Careby Band, grupnya sahabat saya kang Andi Randita. Disini saya merasa berharga  karena tim manajemen kegiatan memilih sukabumi untuk destinasi mereka, ini membuat saya semakin bangga terhadap kota kelahiran saya ini.

Sampai saya berpikir, apabila memang bisa dimaksimalkan kenapa kita tidak lakukan open mind untuk menyambut dan bersinergi dalam hal kekaryaan, khususnya menyiapkan sahabat dan teman teman saya khusunya  pecinta musik untuk menyambut industri musik dimasa depan. Karena bagi saya musik adalah mesin waktu, kita bisa berangkat bersama sama darimana, kemana, dan untuk apa.

[CUT]

Saya yakin segala sesuatunya semua ada jalannya, sama seperti  seperti halnya kita ingin mobil mewah misalkan ya, yang terlebih dahulu kita siapkan kan jalannya terlebih dulu tentunya kan.

Sekarang jalan sudah ada, segala sesuatunya sedang dipersiapkan matang sambil berjalan, dan saya ajak dan saya coba bersinergi membuka peluang untuk band band indi atau singer yang ingin bergabung serta ingin berkarya.

[CUT]
Harapan saya sebagai generasi penerus bangsa , generasi millenial di indonesia kususnya di sukabumi tidak boleh kalah dalam persaingan dengan anak anak muda (millennial) dari daerah lain, bahkan negara luar. Pendidikan tinggi saja ternyata tidak cukup, anak indonesia zaman now harus di bekali dgn berbagai pengalaman dan soft skills yg baik.

Menurut saya, menjadi pribadi yg kreatif, aktif, dan inovatif tentu harus di miliki dgn jiwa anak muda yang tangguh sejak dini. Kalau bukan kita yang memajukan daerah kita sendiri, siapa lagi ?. Andini tidak bisa sendirian untuk mewujudkan mimpi lama ini.

Saya perlu support baik moril atau materil untuk menggerakan potensi potensi yang bisa terus dikembangkan. Yuk mari sama sama bergabung untuk mewujudkan hal hal positif yang terukur, untuk menyamakan aura positif yang bisa memajukan kemandirian millennial dimasa depan.

Ini hanya sebuah opini  pribadi saya. Terkadang mungkin ada pola pikir saya yang salah, ya mohon dimaafkan. Namun jika teman teman melihat hal positif dalam opini saya ini, hayu mari bergabung dan bersinergi untuk memajukan dan mengembangkan potensi diri kita. Penuh harapan yang nyata untuk industri musik kedepan agar lebih maju dan maksimal.

Karena musik adalah bahasa universal sepertihalnya mesin waktu yang bisa terus dikembangkan terus menerus. Kedepan kalau semua berjalan lancar, saya akan membuat event yang dikhususnkan kepada Millennial, saya piker ini akan menjadi rangsangan dasar untuk Millennial agar terus bergerak kedepan, bersaing secara sehat.

Terlebih ketika Produser Abby Ezy mengatakan akan membuat film dalam waktu dekat ini, dan Sukabumi menjadi lokasi  pengambilan gambar utamanya, ini merupakan peluang yang harus kita sambut terbuka.

Andini mengajak teman teman untuk bergabung dan menjadi entrepreneur walau melalui jalur entertaint, karena bagi Andini segala sesuatunya kita tinggal menjalankan saja, sudah ada porsinya, yang utama adalah kita lakukan kegitan yang positif inshaa Allah akan mendapatkan hasil yang positif.  Terimakasih. (*) Via INSTINGJURNALIS.COM http://bit.ly/2GJycwP