Liverpool Mimpikan Perayaan Gelar, MU Terancam di Zona Degradasi

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

CYBER

Liverpool Mimpikan Perayaan Gelar, MU Terancam di Zona Degradasi

Menit Pertama
Senin, 07 Oktober 2019

MESKI masih terlalu dini, tapi para suporter  Liverpool  sudah memimpikan perayaan gelar Liga Premier awal musim panas mendatang, setelah kekalahan mengejutkan Manchester City oleh Wolverhampton Wanderers 0-2 pada Minggu sekaligus mengakhiri akhir pekan yang sempurna.

Setelah mencetak kemenangan 2-1 melawan Leicester City yang membantu Liverpool membuat delapan kemenangan dari delapan pertandingan pada Sabtu kemarin, Liverpool memimpin klasemen dengan mengemas 24 poin. Sementara Manchester City berada di peringkat kedua dengan 16 poin, dan Arsenal di posisi ketiga dengan 15 poin.

 City diharapkan meraih kemenangan, namun dua gol Adama Traore di menit 80 dan di injry time membuat para pendukung City di Stadion Etihad tertegun.

Dengan hasil ini, berarti City terpaut delapan poin dari Liverpool. Namun, para penggemar City setidaknya bisa menghibur diri ketika Manchester United tergelincir ke kekalahan 0-1 oleh Newcastle United pada  Minggu yang membuat mereka berada di posisi ke-12, dua poin di atas zona degradasi.

Pemain muda Matthew Longstaff, bermain di lini tengah bersama kakaknya Sean, mencetak gol kemenangan Newcastle pada debutnya di Liga Premier untuk membantu timnya keluar dari posisi tiga terbawah.

Arsenal pindah ke tempat ketiga dalam tabel dengan 15 poin ke City 16 berkat berkat gol pertama Davis Luiz untuk klub di awal dalam kemenangan 1-0 ketat di kandang Bournemouth.

Chelsea meraih kemenangan 4-1 di Southampton untuk naik ke tempat kelima dengan 14 poin – Tammy Abraham membuka jalan bagi kemenangan dengan gol liga kedelapan musim ini.

Kekalahan liga kandang pertama City sejak mereka kalah dari Crystal Palace pada 22 Desember meninggalkan Liverpool dengan keunggulan terbesar setelah delapan pertandingan tetapi manajer Pep Guardiola tidak panik.

Perolehan sembilan poin Manchester United adalah yang terburuk dari delapan pertandingan sejak 1989-90 ketika mereka mengumpulkan delapan poin dan berakhir di urutan ke-13. Mereka baru memenangi dua dari 13 pertandingan Liga Premier terakhir mereka dan periode bulan madu emas bagi Solskjaer  yang menggantikan posisi Jose Mourinho.

Untuk manajer Newcastle Steve Bruce itu adalah kemenangan pertamanya atas United sebagai manajer pada pertemuan yang ke-23.

Keputusannya untuk memainkan  Longstaff sepenuhnya terbukti saat ia mencetak gol kemenangan di babak kedua.

Berita Terkait

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA OLAHRAGA SPORTANEWS

The post Liverpool Mimpikan Perayaan Gelar, MU Terancam di Zona Degradasi appeared first on MENIT SPORT.

Via MENIT SPORT https://menitsport.com